JAKARTA: Pemerintah masih berupaya mencari tahu keberadaan mantan Wapres Jusuf Kalla (JK) yang diduga tengah berada di Jepang.
Menlu Marty Natalegawa mengatakan sejuah ini pemerintah belum tahu keberadaan JK karena jalur komunikasi ke Jepang tengah sulit.
"Belum [tahu], saya akan cari tahu dimana, bagaimana, dan dimana beliau. Dubes pun belum tersambung, sulit dihubungi," katanya di Istana Presiden, hari ini.
Gempa bumi yang melanda Jepang mencapai kekuatan 8,9 SR yang diperkirakan menimbulkan tsunami besar yang akan menjalar ke wilayah lain.
Selain itu, Menlu mengatakan pemerintah melakukan upaya darurat penyelamatan sekitar 31.517 warga Indonesia berada di Jepang terkait dengan bencana tsunami besar yang diserta banjir yang melanda negara tersebut.
Menlu Marty Natalegawa mengatakan Jakarta kesulitan melakukan komunikasi dengan KBRI di Tokyo untuk upaya melakukan koordinasi pemantauan sekaligsu penyelamatan.
"Kami harus memastikan keberadaan WN dimana sudah didata di Tokyo ada TKI sekitar 14.000 orang yang terdiri dari pekerja profesional hampir 2.000 orang, anak buah kapal 3.150, dan 2.000 mahasiswa yang studi di sana," ujarnya lagi. (msw)
Sumber : http://www.bisnis.com/umum/sosial/15919-pemerintah-cari-keberadaan-jusuf-kalla-di-jepang
Tidak ada komentar:
Posting Komentar